Jumat, 19 Juni 2015
ITF 2015
Sabtu, 13 Juni 2015
Menjelang Ramadhan 1436 H
Marhaban ya Ramadhan
Jumat, 24 April 2015
Makna Lain Yudisium
![]() |
| Yudisium Diploma IV Reguler, 23 April 2015, di Gedung G STAN |
![]() |
| Pelepasan balon sebagai simbolisasi pelepasan status kemahasiswaan |
Selasa, 21 April 2015
Possibilities
Hello!
Here I am, back to Jakarta again after the passed 2 weeks were delighfully spent in Makassar. All for the sake of the big day: Yudisium. What is yudisium you might ask? Yudisium is a farewell. Time for me to say farewell to my college and all people in it. Time for me to say farewell to my status as a college student, and say hello to my new status: a fiscus. Eventually all of us in STAN will face this yudisium thing. I'm so glad I could face it in two days. I'm burning with excitement at this very moment.
However, the fact that I will go back to work in the near future concerns me slightly. The replacement of the place I will work to is what concerns me the most. Oh my.. I have no idea where it could be. In Makassar? In Jakarta? Or any other places? Every possibility is widely open. I hope for the best, of course. However, looking at my family's condition right now, i think I need to work not so far from home.. In Makassar.
The situation at home is not so good right now. I could see this clearly just now when I left home. My mom and my grandpa's tears when seeing me left somehow awoke me. I just realize how enormous my role in their life. My mom and my grandpa need me the most. I should become a better son to my mom and a sweet grandson to my grandpa. They seems powerless without me around. As you know, family is number 1 priority for me. Consequently, i have to set loose of my carreer opportunity and my love. All for the sake of my family. I know this situation will be hard for Dewi. Hopefully she will understand and support me throughly.
On the other hand, if destiny shows me the least expected way, no sweat. I have made several plans about it. I will continue to pursue my career in teaching financial or governmental accounting. I could be useful in teaching on those areas as my subsidary career. It will create additional income too. Eventually, I plan to teach in my beloved college, STAN, after I meet the stated requirements.
Whatever it is, i believe it must be the best for me. Afterall, Allah SWT always know what best for us. So why should I overthink again?
Rabu, 31 Desember 2014
Catatan Akhir 2014
Sabtu, 21 Juni 2014
Sad story..
Selasa, 31 Desember 2013
2014 dalam Resolusi
Aspek pribadi:
- Saya ingin memperbaiki diri saya lebih baik lagi. Menjadi pribadi yang lebih ramah, santun, toleran, dan empati kepada sesama. Ini akan saya mulai dari sikap santun dan empati kepada teman-teman di sekitar, lalu mengupayakan untuk memperluas jangkauan tersebut. Harus saya akui ini adalah sebuah masalah yang pelik, sebab saya adalah seorang introvert sejati. Lebih senang sendiri dan cenderung tertutup. Namun saya harus bisa lepas dari semua itu. Dalam hal ini ada satu orang yang patut dijadikan teladan. Beliau adalah Pak Yond Rizal, mantan dosen saya di semester 7 kemarin. Beliau adalah seorang introvert juga, namun dalam kesehariannya beliau bisa menjelma sebagai seorang ekstrovert. Mungkin lebih tepatnya, extroverted introvert. Yah, saya harus bisa menjadi seperti beliau dalam satu tahun mendatang.
- Sampai di penghujung tahun 2013 ini saya merasa masih sangat lemah dari sisi rohani. Saya adalah seorang muslim, namun rasanya masih sangat dangkal ilmu saya tentang Islam. Hafalan Qur'an pun masih seadanya saja. Di tahun 2014 mendatang, insya Allah saya akan mengejar ketertinggalan tersebut. Target awal saya adalah memulai membaca literatur-literatur tentang syariat Islam, sunnah-sunnah, serta memperbanyak hafalan Qur'an dan mengamalkannya dalam kehidupan saya. Ini sangat penting sebab saya akan membangun keluarga nantinya. Bagaimana bisa saya menjadi kepala keluarga yang andal jika pondasi agama saya sendiri masih lemah? Ini jelas tamparan bagi saya, tetapi saya percaya saya dapat berkembang dan mengejar ketertinggalan ini. Di samping itu, saya juga akan membiasakan shalat fardhu di masjid, puasa sunnah senin-kamis, serta membiasakan menunaikan shalat tahajjud di setiap malam. Mengenai hafalan Qur'an saya menargetkan diri saya telah hafal seluruh jus 30 dan surah Ar-Rahman tahun depan, insya Allah.
- Sifat saya yang cenderung boros dan sulit menarik garis antara kebutuhan dan keinginan adalah tantangan terbesar yang harus dapat saya atasi di tahun 2014 mendatang. Saya tidak ingin lagi hidup berfoya-foya. Saya ingin berkeluarga dan mendedikasikan hidup saya pada keluarga saya dan masyarakat. Untuk itu pola hidup sederhana harus kembali dicanangkan. Sebisa mungkin harus menghindari kebiasaan hedon yang saya sadari sangat buruk dampaknya bagi kondisi finansial saya.
- Membaca dan menulis saya pandang sebagai aktivitas yang penting dan saling melengkapi. Dengan banyak membaca saya menjadi bisa menulis dan dengan menulis saya menjadi bisa menyalurkan ide saya kepada khalayak sebagai bentuk aktualisasi diri saya. Untuk itu di tahun 2014 esok saya menargetkan diri saya untuk memperbanyak jumlah buku yang tamat dibaca setiap bulannya. Tahun 2013 kemarin saya dapat menyempatkan membaca 1-3 buku setiap bulannya, sehingga di tahun 2014 ini saya menargetkan 2-4 buku setiap bulannya. Ini penting karena saya menyadari bahwa buku/bacaan adalah jendela ilmu dan hanya dengan itulah kita dapat memperluas jangkauan cakrawala pengetahuan. Nah, di samping membaca, saya juga akan mempertajam kemampuan menulis saya. Melalui blog ini saya akan belajar menuliskan opini saya tentang kondisi-kondisi di sekitar saya, mengkritisi kebijakan-kebijakan pemerintah, berita-berita yang berkembang, event-event tertentu, dan sebagainya. Di samping itu, saya juga akan mencoba menulis dalam bahasa Perancis sekedar untuk melatih diri agar kemampuan berbahasa Perancis saya tersebut tidak lenyap.
- Kebugaran fisik saya pandang sebagai hal yang tak kalah pentingnnya. Untuk itu di tahun 2014 mendatang saya menantang diri saya untuk lebih rutin lagi berolah raga melatih kebugaran fisik saya. Jogging, renang, badminton, dan futsal adalah sarana-sarana yang dapat saya manfaatkan untuk mencapai resolusi ini. Di samping berolah raga, saya harus dapat mengendalikan pola makan saya. Saya harus sebisa mungkin menghindari junk food dan minuman bersoda. Porsi makan juga harus bisa dikendalikan, salah satunya dengan aktif berpuasa sunnah Senin-Kamis. Perbanyak minum air putih demi kesehatan ginjal dan organ tubuh secara keseluruhan. Kurangi kebiasaan begadang yang tidak perlu, jaga pola waktu tidur minimal 4 jam per hari apapun kondisinya.
- Di tahun 2014 mendatang saya harus mengendalikan diri saya dengan lebih baik lagi. Salah satu bentuk pengendalian diri di sini adalah dengan menghindari penggunaan media sosial secara berlebihan seperti yang sudah-sudah. Saya akan lebih membatasi akses saya pada media sosial, terutama Twitter yang saya rasa lebih banyak mudhorat-nya daripada manfaatnya. Dengan demikian saya akan memiliki waktu lebih untuk peningkatan kapasitas saya sebagai seorang manusia yang berilmu. Dan satu lagi, saya ingin mengurangi sifat saya yang sering bersikap 'narsis' di depan orang-orang. Telah banyak teman yang mengkritisi sikap saya ini, dan saya patut mempertimbangkannya. Saya pikir kritik mereka ada benarnya dan saya harus berubah demi peningkatan nilai saya sebagai seorang insan.
- Di akhir tahun 2014 saya merencanakan untuk menikah. Telah ada seorang wanita yang sangat menarik perhatian saya berkat keindahan hatinya dan kesucian agamanya. Tidak perlu saya sebutkan siapa nama wanita tersebut dan darimana asalnya. Yang jelas saya sangat menghormati dan menyayangi dia dan ingin menjadikannya pendamping hidup saya. Saya yakin dengan bersamanya saya dapat bertransformasi sedemikian rupa menjadi pribadi yang jauh lebih baik dari siapa saya sekarang.
- Keluarga adalah pendukung utama saya dalam hidup ini. Untuk itu di tahun 2014 mendatang saya ingin terus menjaga kedekatan saya dengan keluarga besar saya di Makassar. Saya ingin lebih aktif menghubungi mereka ketika saya sedang lowong, meski hanya sekedar mananyakan kabar. Terutama untuk mama dan bapak saya, mereka telah semakin renta. Saya harus makin pengertian kepada mereka dan menjadi pendengar yang baik terhadap perkataan mereka.
- Di tahun 2014 saya akan memperbanyak teman dan memperluas jaringan saya, namun tentu dengan tetap mempertahan relasi-relasi yang telah terbangun sebelumnya. Saya yang sekarang cenderung sulit untuk berteman karena kepribadian saya yang tertutup, sebagaimana yang telah saya jelaskan di atas. Namun di tahun 2014 dan tahun-tahun setelahnya, saya harus berubah. Harus! Saya teringat dengan pesan mas Safatul tahun lalu, beliau menilai saya akan sempurna jika saya mampu membangun relasi dengan lebih baik lagi dan tidak menutup diri seperti kondisi saya sekarang. Untuk itu, pada tahun 2014 ini saya akan aktif berinteraksi dengan teman-teman sejawat dan rekan-rekan kerja serta lebih terbuka kepada sesama sebagaimana pesan mas Safatul tersebut.
- Di samping kedua hal tersebut di atas, pada tahun 2014 mendatang saya ingin melihat diri saya aktif dalam memberikan infaq dan sedekah kepada sesama. Saya harus menyadari bahwa pada setiap keping harta saya terselip hak-hak mereka yang tidak mampu, untuk itu saya harus secara lebih aktif lagi berbagi kepada mereka semua.
- Dari aspek pendidikan, pada tahun 2014 saya masih akan menjalani semester 8 dan 9 di program DIV ini. Terkait hal tersebut, saya harus mampu mempertahankan bahkan meningkatkan prestasi yang telah saya raih di semester 7 kemarin, yaitu menjadi yang terbaik se-jurusan. Kalau kemarin saya menjadi yang kedua se-angkatan, kalah dari Rifky Kusuma Wardana (Kika), maka pada tahun 2014 mendatang saya harus bisa menjadi yang terbaik se-angkatan. Namun demikian, saya harus tetap menjaga hati saya agar terhindar dari penyakit kesombongan yang menyesatkan. Saya harus menjaga hati saya untuk tetap tawaddhu sebagaimana diteladankan oleh Rasulullah SAW.
- Saya juga perlu mempersiapkan bahan untuk penyusunan skripsi saya. Saya bermimpi untuk menyusun skripsi yang apik dalam bahasa Inggris. Dengan kemampuan saya yang sekarang, ini mungkin akan sulit. Namun sekali lagi, saya yakin bisa belajar dengan baik, mengembangkan diri saya dan meraih target tersebut.
- Dari aspek karir, saya tidak ingin ketinggalan pengetahuan dan wawasan di bidang perpajakan selama mengikuti perkuliahan DIV ini. Untuk itu saya perlu mengaktualisasi diri saya untuk aktif membaca update aturan-aturan perpajakan terbaru demi menyamakan level saya dengan level teman-teman di kantor. Saya tidak boleh berdiam diri dan berpangku tangan. Saya tidak boleh nyaman berdiam di zona nyaman. Saya harus aktif belajar dan terus memacu diri demi kesuksesan karir saya di dunia, tentu dengan tidak melupakan akhirat saya.
Senin, 23 Desember 2013
Cinta dan Sahabat
Senin, 16 Desember 2013
Buat Apa Berharap Surga?
Senin, 25 November 2013
Bukan Title yang Kami Cari!
Senin, 14 Oktober 2013
Liburan Akhir Semester Pertama
Pada momen liburan kali ini, saya bertekad untuk mengisinya dengan kegiatan-kegiatan bermanfaat dan tidak untuk bermalas-malasan sebagaimana liburan-liburan terdahulu terlewati. Telah banyak kegiatan positif yang telah masuk dalam daftar kegiatan selama liburan kali ini. Di antaranya adalah memperdalam expertise di bidang akuntansi yang selama ini telah banyak terlupakan. Saya rasa ini penting dan pasti akan sangat membantu ketika menyusun skripsi 1-2 tahun mendatang.
Dalam rangka memperdalam pengetahuan akuntansi ini, saya bertekad untuk membaca seluruh PSAK (Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan), seluruhnya. Ya, seluruhnya. Di samping itu saya juga perlu membaca beberapa literatur akuntansi yang ditulis oleh Kieso/Wigant dan/atau Stice Skousen. Dalam prosesnya saya akan memperdalam pembelajaran mengenai standar pelaporan akuntansi menggunakan IFRS (International Financial Reporting Standard) yang dipergunakan di Indonesia saat ini. Akan begitu banyak yang harus dipelajari, saya berharap waktu liburanku kali ini cukup untuk itu semua.
Selain itu, saya juga berniat mempelajari kiat-kiat menyusun skripsi yang benar. Sebagai tahap persiapan, saya akan membaca contoh-contoh skripsi yang dibuat oleh senior-senior di kampus. Tidak hanya itu, saya juga ingin membaca skripsi-skripsi dari universitas/kampus lain yang mungkin dapat memberikan masukan dan membangun paradigma saya tentang proses penyusunan ini.
Doakan yah rekan.
Semoga segalanya lancar dan berakhir indah.
:)
Jumat, 29 Maret 2013
My Desktop Broken Again (?)
My desktop suddenly turned off and I couldn't turn it on ever again...
It started when I played Deadspace 3 on my desktop, then suddenly it got shutdown itself like there was no power plugged. I tried to turn it on several time and every effort i did just went in vain. What happened actually?!
In a case like this most likely the problem was in the PSU (Power Supply Unit). So, I need to check and do some troubleshooting to my PSU. For your information, my PSU is Super Flower Active PFC Golden Green 550W 90%. It's one of the best PSU so far with excellent efficiency. Most people believe this PSU is good enough to maintain your desktop work with high efficiency. Nonsense!
It's good PSU they said, yet it ruined my desktop like rubbish!
*sigh*
-curahan hati yang sedang sedih dan kesal-
:'(
Rabu, 27 Maret 2013
My Dear Smartphone, Shiro, Came Back!
^^


